Kampanye Pemilu di Tual 2009

Kampanye pemilu di Tual dimulai dengan pawai Alegori yang diikuti oleh seluruh partai peserta pemilu. Yang menarik, pawai ini dimeriahkan sejumlah anak-anak di bawah umur. Menurut panwaslu Tual, hal ini melanggar hukum. Ikuti wawancara dengan Ika Fransiska penyiar radio Gelora Tavlul, mitra kami di Tual.
Ika Fransiska [IF]: Ini kampanye pemilunya diawali dengan pawai alegori, diikuti oleh sekitarPemilu Damai 2009.jpg 587 calon anggota legislatif dari Maluku Tenggara dari 37 partai politik dan pawai alegori itu dalam bentuk jalan kaki. Dan ini sangat mendapat antusias besar dari masyarakat terbukti karena masyarakat memadati jalan utama pada pawai alegori kemarin.
Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Trus apa aja sebenarnya agendanya selain pawai?
IF: Pihak KPUD setempat juga sudah akan menjadwalkan partai politik untuk berkampanye ya. Satu hal yang menarik pada pawai alegori kemarin ini banyak juga yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Dan ini juga menjadi pemandangan yang agak sedikit kontras.
Melibatkan anak-anak
RNW: Anak-anak di bawah ini maksudnya mereka ikut pawai gitu?
IF: Ya, ikut pawai.
RNW: Siapa anak-anak di bawah umur ini, maksudnya apakah keluarga dari para caleg atau hanya simpatisan yang mungkin diajak gitu?
IF: Ya, ini juga masih sempat diselidiki oleh panwaslu setempat, dalam hal ini panwaslu kota Tual menjelaskan bahwa sesuai undang undang melibatkan anak-anak merupakan pelanggaran dan pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut.
RNW: Tapi belum ada sanksi dijatuhkan begitu masih dalam penyelidikan?
IF: Ya, belum ada sanksi yang dijatuhkan.
RNW: Ini dilakukan oleh semua partai yang ikut pawai alegori kemarin?
IF: Kontrasnya itu mungkin karena semua partai ya, dan mungkin ini pertama kalinya di kabupaten Maluku Tenggara, juga kota Tual, bahwa anak-anak mengikuti kampanye terbuka.
RNW: Kira-kira apa ini penyebabnya mbak Ika, kenapa sampai anak-anak juga dikerahkan istilahnya untuk ikut kampanye?
IF: Ini mungkin lebih pada menggerakkan massa untuk lebih banyak massanya. Untuk lebih dilibatkan membawa bendera partai atau mungkin sekedar untuk memakai baju partainya saja, padahal ternyata itu sudah melanggar undang undang.
RNW: Ini ngomong-ngomong soal melanggar undang undang, kami baca berita di Ambon ada seorang caleg, diduga menyebarkan uang kepada massa pendukungnya dan katanya dilakukan di depan massa dan wartawan?
IF: Kalau soal yang di Ambon kita juga belum tahu informasinya ya, tapi kalau memang untuk di kabupaten Maluku Tenggara juga untuk kota Tual, praktek untuk membagi-bagikan barang tapi bukan berarti dalam bentuk uang, tapi membagi-bagikan barang itu juga sudah menjadi tradisi di sini.
RNW: Barang seperti apa misalnya mbak Ika?
IF: Misalnya seputar sembako, terus ada juga barang-barang elektronik.
RNW: Bagaimana pendapat panwaslu soal itu?
Melanggar undang undang
IF: Sampai saat ini memang juga ada caleg yang berkompetisi pada ajang pemilu 2009, juga sempat mengharapkan pihak panwaslu untuk segera menindaklanjuti hal ini, karena memang kita memang harus berjalan sesuai dengan undang undang dan pembagian barang-barang atau pun materi seperti ini memang sangat melanggar ya. Tapi sampai saat ini di kabupaten Maluku Tenggara juga kota Tual, panwaslu juga belum menindak hal ini.
Kampanye Pemilu 2009.jpgRNW: Kira-kira sampai kapan ini panwaslu akan berlama-lama istilahnya untuk menindak hal seperti ini. Apa mungkin sengaja supaya nanti pada akhirnya tidak perlu ada tindakan, bagaimana menurut mbak Ika?
IF: Ya, kalau menurut saya sih, memang jangan cuma hanya berbicara saja ya, tapi memang sebaiknya panwaslu juga harus membuat aksi yang nyata dengan menindak tegas tidak perlu pandang bulu.
RNW: Kelihatannya ada arahan untuk kesana mbak Ika?
IF: Ya, sepertinya ada, karena ini adalah aksi nyata dari panwaslu kota Tual, yang sudah langsung mengumumkan bahwa mereka akan menindaklanjuti hal tersebut kepada pihak KPUD terkait dengan parpol, atau caleg yang melanggar ketentuan perundangan.
RNW: Menurut mbak Ika, sambutan masyarakat itu antusias gitu ya, mereka ini antusias karena mengenal para partainya atau karena pingin dapat barang, atau mereka memang benar-benar kenal dengan partainya?
IF: Karena calegnya itu, calonnya. Mereka mungkin tidak terlalu antusias kepada parpol, tapi calon atau pun calon legislatif yang diusung oleh parpol tersebut. Kan calegnya itu kan, banyak dari pihak keluarga di mana mereka sangat antusias sekali mendukung. Jadi memang di sini lebih ketimbang tidak terlalu fokus kepada parpol, partai politik dan lain sebagainya.
RNW: Sejauh ini kira-kira ramalannya partai mana yang akan mendapat paling banyak suara?
IF: Saya jadi berpikir bahwa mungkin partai Demokrat ya.
Baca Selengkapnya...







